BENTUK TIM, BKPPP BANGUN KETAHANAN PANGAN DI BOYOLALI

BENTUK TIM, BKPPP BANGUN KETAHANAN PANGAN DI BOYOLALI
Posted in Informasi
Posted on: December 21st, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI – Dalam rangka untuk mewujudkan ketahan pangan di Boyolali, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanan Penyuluhan (BKPPP) Kabupaten Boyolali membentuk tim ketahanan pangan Boyolali pada tahun 2016. Tim yang melibatkan penyidik dari kepolisian ini bisa menjalankan tugas pemantauan dan pengawasan pangan di Boyolali. Disampaikan Kepala BKPPP Boyolali, Juwaris dalam Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan semester II di gedung BKPPP setempat pada Rabu (21/12).

“Salah satu tugas BKPPP adalah untuk mengelola ketersediaan pangan, distribusi pangan sampai ke perorangan,” terang Juwaris. Distribusi pangan ini dimaksudkan terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat sampai ke perorangan sesuai dengan jumlah yang cukup, sehat, beragam bergizi dan aman. Juwaris menambahkan sebelum adanya keterlibatan dari penyidik polisi, pihaknya hanya bisa memantau dan mengamati.

“Tim keamanan pangan terpadu bersama penyidik Polres, sistem kerja menjadi sistematis. Di lapangan yang selama ini hanya memantau dan melakukan pengamatan karena mau menindak dan menyarankan tidak berani,” imbuh Juwaris. Dengan adanya keterlibatan dalam pemantauan oleh aparat kepolisian menjadikan tugas tim keamanan pangan menjadi lebih jelas dan tegas. Kegiatan pengawasan pangan di Boyolali saat ini dilakukan di sejumlah pasar atau tempat usaha yang menjual kebutuhan pangan bagi masyarakat. Selama ini yangs sering digelar ketika akan adanya hari besar keagamaan, namun ke depan diharapkan bisa digelar ketika adanya kenaikan harga.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan evaluasi pelaksanaan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2016 pada tanggal 28-30 Oktober yang lalu. Sementara itu Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat mengapresiasi pelaksanaan Peringatan HPS lalu. “Kesuksesan yang dicapai dalam HPS kemarin merupakan kesuksesan semua pihak yang tetap menjaga semangat kerja untuk kepentingan bersama,” ujar Wabup.

Lebih lanjut Wabup Said menambahkan, perlu ditingkatkannya koordinasi dan komunikasi, serta menghilangkan ego sektoral untuk dapat bekerjasama dalam setiap lini ketahanan pangan. Ketahanan pangan perlu melibatkan unsur dari dinas pertanian, peternakan, perdagangan, kesehatan dan urusan lain yang tidak terlibat langsung seperti halnya pariwisata.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top