BARU 30 PERSEN DESA DI BOYOLALI MILIKI BUMDes

BARU 30 PERSEN DESA DI BOYOLALI MILIKI BUMDes
Posted in Informasi
Posted on: May 16th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Besarnya potensi desa-desa di Boyolali, sejauh ini belum dimanfaatkan secara optimal terutama di sektor keekonomian. Sementara desa-desa saat ini terus digelondor anggaran yang semakin besar, baik melalui dana alokasi desa maupun dana desa. Terkait ini, desa terus diminta segera membentuk badan usaha milik desa (BUMDes) untuk mengelola potensi ekonomi desa masing-masing.
‘Kami terus mendorong agar desa segera membentuk BUMDes untuk pemanfaatan ekonomi yang optimal,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Purwanto, Selasa (16/5).
Menurut Purwanto, saat ini baru sekitar 30 persen desa yang sudah membentuk BUMDes. Sisanya, menurut dia sebagian sudah mulai ancang-ancang membentuk, dan sebagian lainnya belum. Sehingga pihaknya pun terus menyosialisasikan ke desa agar potensi yang ada dapat dikembangkan  melalui pembentukan BUMDes.
Pentingnya BUMDes jelas Purwanto, organisasi atau badan ini diharapkan dapat mengelola kekayaan desa demi kesejahteraan masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan keuntungan dari usaha BUMDes, dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Terkait ini, desa-desa juga diharapkan bisa memilah potensi-potensi yang ada di tempat masing-masing untuk bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha ekonomi. Sementara ini, pengembangan ekonomi di sejumlah desa melalui BUMDes yang terbentuk, baru pada sektor potensi pariwisata.Namun potensi tersebut dapat terus dikembangkan di sejumlah sektor lainnya.
“Kami berharap tahun 2018 mendatang seluruh sudah memiliki BUMDes,” kata dia.
Sementara itu sejumlah desa mulai mengembangkan BUMDes, di antaranya desa-desa yang ada di Kecamatan Sawit. Menurut Camat Sawit, Dwi Sundarto, saat ini sejumlah desa sudah ancang-ancag mendirikan BUMDes, di antaranya yakni Desa Cepoko Sawit, yang memiliki andalan budidaya udang dan ikan. Kemudian sejumlah desa yakni Desa Desa Guwokajen, Jatirejo, Karangduren dan Desa Bendosari, yang akan membentuk BUMDes gabungan untuk mengelola potensi wisata air Sungai Baran, yakni pariwisata susur air atau river tubing. ()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top