BANYUDONO CANANGKAN GERAKAN 18.21

BANYUDONO CANANGKAN GERAKAN 18.21
Posted in Informasi
Posted on: February 16th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan meminimalisir kenakalan remaja, masyarakat Kecamatan Banyudono mencanangkan gerakan belajar 18.21. Dengan gerakan ini, setiap pelajar di Banyudono, dikenakan wajib belajar mulai pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB. Pencanangan diprakarsai SMAN 1 Banyudono, dan dihadiri Wakil Bupati, M Said Hidayat; Ketua DPRD S Paryanto; dinas terkait, Muspika; serta pemangku kepentingan yang ada di Banyudono, Kamis (16/2).
Dalam kesempatan itu, Kepala SMAN 1 Banyudono, Suyanta, yang juga pemrakarsa gerakan belajar 18.21, menyatakan gerakan ini dilatar-belakangi bahwa tanggungjawab pendidikan pada anak bukan hanya pada sekolahan saja.“Melainkan juga dari keluarga dan masyarakat. Apalagi saat ini kan menjelang ujian nasional,” ungkap Suyanta.
Di sisi lain, keprihatinan masyarakat saat ini, banyak pelajar yang justru tidak belajar melainkan melakukan kegiatan lain, termasuk menonton televisi dan bermain Ponsel pintar, bahkan nongkrong di jalan.Sehingga dengan pencanangan gerakan belajar ini, diharapkan pihak orang tua dan masyarakat yang menjadi ujung tombak, bisa lebih peduli akan pendidikan anak-anak mereka. Untuk suksesnya gerakan ini, Suyanta mengatakan pihaknya melibatkan seluruh pemangku kepentingan di Banyudono.“Setelah pencanangan ini akan terus kami sosialisasikan, baik dengan media spanduk hingga koordinasi bersama Kades dan PKK, untuk melanjutkan sosialisasi ke tiap-tiap orang tua,” papar dia.
Camat Banyudono, Rita Puspitasari menambahkan, pihaknya juga akan membentuk tim untuk mendukung gerakan belajar 18.21. Tim ini nantinya, selain aktif melakukan sosialisasi, juga akan bergerak melakukan razia, menyisir lingkungan Banyudono.“Jika ada anak usia pelajar yang kedapatan nongkrong atau bermain, akan kami minta pulang untuk belajar. Selain itu juga kami data untuk pendekatan kepada orang tua,” jelas Camat.Sementara itu gerakan belajar 18.21 ini juga didukung penuh Pemkab maupun DPRD Boyolali. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati M Said Hidayat menyatakan orang tua dan lingkungan masyarakat wajib mengawasi dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pendidikan anak. Diharapkan dengan peran bersama ini, mutu pendidikan akan semakin meningkat dan potensi kenakalan remaja atau pelajar dapat diminimalisir.
Sedangkan menurut Ketua DPRD, Paryanto, kegiatan yang positif ini dapat dikembangkan juga di wilayah kecamatan-kecamatan lainnya. Sehingga mutu pendidikan di Boyolali dapat semakin baik atas peran seluruh pihak pemangku kepentingan.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top