Bantuan Kambing di Boyolali dinilai Berhasil

Posted in Informasi
Posted on: July 25th, 2017 Oleh Administrator
 BOYOLALI : Program nasional Desa Mandiri Pangan di Boyolali, hingga saat ini mampu menunjukkan hasil cukup signifikan dalam menjaga ketahanan pangan serta mengurangi kemiskinan.
Salah satunya, program bantuan kambing bagi warga miskin di Boyolali. Sejak digulirkan tahun 2009 lalu, bantuan kambing diberikan pada kelompok warga miskin di 17 desa yang menjadi sasaran. Termasuk tahun ini sebanyak delapan kelompok di empat desa, yakni Desa Kembang dan Candi, Kecamatan Ampel, serta di Desa Jelok dab Cepogo, Kecamatan Cepogo.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali, Parwoto, mengatakan masing-masing kelompok mendapat 30 ekor kambing, yakni 27 betina dan tiga pejantan.
Berbeda dengan daerah lain, program bantuan kambing di Boyolali didesain dengan berbasis kawasan rumah pangan lestari, sehingga dikelola melalui kelompok secara komunal. Dengan cara ini, bantuan kambing yang diberikan akan lebih terkontrol dan lebih memberikan manfaat bagi warga miskin penerima.
“Setiap anggota mempunyai kepemilikan kambing dari hasil pengelolaan kolektif, sehingga selain lebih efektif juga lebih bisa dipertanggungjawabkan karena distribusi bantuannya terdata secara rinci,” ungkap Parwoto, Selasa (25/7).
Bahkan lanjut Parwoto, agar lebih maksimal dalam pengembangan usaha, DKP Boyolali juga turut menyalurkan bantuan pendampingan. Bantuan pendampingan tersebut berupa biaya pembuatan kandang komunal serta penyediaan bibit sayuran dari anggaran APBD II.
Hasilnya, dengan program bantuan ini, desa yang menjadi sasaran program, menurut Parwoto saat ini sudah mampu mandiri dalam upaya peningkatan kesejahteran.
“Seperti di Seboto, Kecamatan Ampel yang menjadi desa sasaran tahun 2011 silam, saat sudah bisa berkembang menjadi salah satu sentra kambing di Boyolali,” terang dia.
Lebih lanjut dijelaskan Parwoto, program bantuan ini di Boyolali dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh elemen untuk membangun kemandirian pangan. Di antaranya dengan tiga pilar ketahanan pangan, yakni ketersediaan distribusi dan cadangan pangan, konsumsi, serta keamanan pangan.
“Agar lebih berhasil maka semua harus terintegrasi, tidak hanya DKP saja tetapi seluruh instansi juga harus terlibat,” imbuh dia. (AR)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top