ANGKAT HARGA SUSU, PEMKAB BOYOLALI BENTUK BUMD PERSUSUAN

ANGKAT HARGA SUSU, PEMKAB BOYOLALI BENTUK BUMD PERSUSUAN
Posted in Informasi
Posted on: January 5th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI : Rencana Bupati Boyolali, Seno Samodro untuk mengangkat nasib peternak sapi perah dan potensi susu Boyolali, dengan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Persusuan akan direalisasikan tahun ini.
Pembentukan BUMD Persusuan ini nantinya akan berada langsung di bawah Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan). Demikian dibenarkan Kepala Disnakkan Boyolali, Bambang Jiyanto, Rabu (4/1). Menurut Jiyanto, realisasi BUMD Persusuan ini sesuai dengan Perda 16/2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Mendasari Perda tersebut, struktur Disnakkan yang semula hanya terdiri dari Bidang Peternakan dan Bidang Perikanan, saat ini ditambah lagi satu bidang yang nantinya akan menopang pembentukan BUMD tersebut.
“Di Bidang baru ini nantinya terdiri dari tiga seksi, yakni Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Seksi Inovasi dan Kemitraan, serta Seksi Sarana dan Prasarana,” ungkap Jiyanto.
Melalui Bidang ini, Disnakkan akan mulai merintis BUMD Persusuan yang dimaksudkan Bupati.
Nantinya Bidang ini akan lebih banyak membangun infrastruktur persusuan di Boyolali. Diharapkan dengan pembentukan BUMD Persusuan ini, dapat meningkatkan pendapatan para peternak sapi perah. Hal ini dikarenakan melalui BUMD ini, Pemkab Boyolali akan membeli langsung susu dari peternak dengan harga yang lebih tinggi. Sehingga diharapkan harga susu dapat terdongkrak dan berujung pada peningkatan kesejahteraan peternak.
“Ke depan potensi susu Boyolali diharapkan semakin terjamin dan tidak dipermainkan pengepul,” jelas dia.
Harga susu sapi di tingkat peternak maih di kisaran Rp 3.600/liter dan harga jual ke koperasi atau industri mencapai Rp 4.600/liter. Sementara produksi susu Boyolali tercatat mencapai 120.000 liter/hari. Dengan harga susu saat ini, peternak masih belum diuntungkan bahkan seringkali merugi karena biaya pakan yang tinggi.
Sehingga rencana pembentukan BUMD Persusuan disambut gembira peternak. Salah satunya Suharmin, peternak sapi perah asal Desa Lencoh, Kecamatan Selo. Bahkan dia berharap lembaga persusuan itu segera dapat dibentuk.
“Harapan kami lembaga persusuan ini dapat meningkatkan harga susu dari peternak supaya bisa sejahtera. Karena semestinya, harga ideal susu saat ini harusnya Rp 5.000/liter. Tapi kenyataannya harga susu masih rendah dan peternak banyak yang rugi,” terang dia.
Pembentukan BUMD Persusuan ini sendiri sudah cukup lama dicetuskan Bupati Seno Samodro, setidaknya sejak tahun 2015 lalu. Pembentukan BUMD Persusuan ini dilatarbelakangi kinerja Koperasi Unit Desa (KUD) susu yang dinilai tidak optimal. Sehingga dengan pembentukan BUMD Persusuan ini, Pemkab dapat melakukan intervensi kinerja lembaga pengelola usaha susu tersebut termasuk KUD. ()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top