AKSI NKRI HARGA MATI

AKSI NKRI HARGA MATI
Posted in Informasi
Posted on: June 14th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Ratusan massa dari berbagai organisasi kemasyarakat (Ormas) di Boyolali, melangsungkan aksi damai menolak tegas radikalisme dan gerakan yang berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Aksi damai yang diselenggarakan menjelang buka puasa tersebut, digelar di Boulevard Soekarno, Senin (12/6). Sekitar 300-an massa di antaranya dari Banser, Anshor, serta kader penggerak NU di bawah PCNU Boyolali, Pemuda Pancasila, hingga komunitas motor, menyampaikan pesan damai anti radikalisme, anti sparatisme, dan anti ekstrimis.
Mereka juga mengecam berbagai aksi persekusi, hatespeech, hingga intoleransi yang belakangan marak terjadi belakangan ini. 
Salah satu orator perwakilan Anshor Boyolali, Rubianto mengungkapkan, aksi ini selain bentuk keprihatinan atas maraknya aksi-aksi yang jelas anarkhis intoleran, serta bukti munculnya gerakan nyata radikalisme yang mengancam NKRI, juga untuk mempertegas bahwa NKRI adalah harga mati.
Rubianto menegaskan, urusan radikalisme tidak hanya perihal politik. Begitu pula dengan urusan keamanan, tidak hanya tugas aparat keamanan, melainkan menjadi tugas seluruh Bangsa Indonesia. Menurut Rubianto, kebhinekaan harus dijaga dan jangan sampai dirusak. Sebab prinsip tersebut adalah perekat yang selama ini menjadi modal keutuhan NKRI. 
Untuk itu, mereka menyatakan sikap tegas penolakan setiap gerakan radikalisme, intoleransi, maupun persekusi. Selain itu massa juga menyatakan penolakan segala bentuk kegiatan apapun yang berkaitan dengan radikalisme serta segala bentuk kekerasan.
“Toleransi sejak dulu selalu dikedepankan masyarakat kita, ini harus terus selalu dijaga,” tegas dia.
Jalannya aksi damai juga dikawal puluhan anggota polisi Polres Boyolali. Kegiatan aksi damai tersebut berlangsung tertib dan diakhiri dengan doa serta buka bersama di bawah patung Soekarno. ()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top