AGAR HARGA DAN INFLASI TERKENDALI, BI KEMBANGKAN BAWANG MERAH VARIETAS BIMA DI CEPOGO

AGAR HARGA DAN INFLASI TERKENDALI, BI KEMBANGKAN BAWANG MERAH VARIETAS BIMA DI CEPOGO
Posted in Headline
Posted on: April 18th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Bawang merah merupakan komoditas pangan strategis penyumbang inflasi daerah di wilayah Soloraya. Dalam rangka menjaga stabilitas harga dalam pengendalian inflasi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo terlibat dalam mengembangkan komoditas pangan yang berkontribusi pada inflasi atau yang biasa disebut volatile foods. Sejumlah komoditas penyumbang inflasi antara lain aneka cabai merah dan bawang merah. Guna menekan inflasi itulah KPw BI Solo terlibat dalam pendampingan pengembangan bawang merah di Dukuh Jayan, Desa Gedangan, Cepogo.

 Kelompok yang beruntung mendapat pendampingan yakni Tani Utomo yang telah didampingi sejak 2015. Kelompok yang beranggotakan 27 orang ini dijadikan klaster bawang merah dan berbagai tanaman lain. Hal tersebut disampaikan salah satu anggota Kelompok Tani Utomo, Rusdianto, dalam acara Peluncuran “Kampoeng Organik Lereng Merapi Boyolali”, Selasa (18/4), di Desa setempat. “Dengan luasan lahan yang telah tersertifikasi organik seluas 6,28 hektare, kelompok kami saat ini telah membudidayakan bawang meah varietas Bima dan berbagai tanaman lain seperti cabai keriting, daun bawang dan sayuran,” terang Rusdianto.

 Sementara dalam kesempatan sambutannya, Kepala KPw BI Solo, Bandoe Widiarto menyampaikan program pendampingan dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir dimulai dari bantuan teknis, budidaya untuk peningkatan produktivitas sampai dengan akses pemasaran. “Untuk aspek pendukung seperti akses keuangan dan penguatan kelembagaan berupa legalisasi badan usaha klaster juga akan menjadi perhatian BI,” terang Bandoe. Hal tersebut dilakuakn BI untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat selaku sentra produsen komoditas ketahanan pangan.

 Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanaman bibit bawang merah varietas Bima Brebes. Varietas ini telah terbukti dapat tumbuh lebih baik di dataran tinggi dengan pola tanam organik. Kondisi alam dan lingkungan setempat sangat mendukung Kampoeng Organik yang dicanangkan mengingat kebutuhan pupuk organik tersedia dari alam dan lingkungan sekitar. Hal ini bisa menekan biaya produksi dan dapat meningkatkan hasil panen.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top