600 POHON LANGKA AKAN HUNI KEBUN RAYA INDROKILO

600 POHON LANGKA AKAN HUNI KEBUN RAYA INDROKILO
Posted in Headline, Informasi
Posted on: December 10th, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI – Salah satu karya monumental Bupati Boyolali, Seno Samodro untuk membuat Kebun Raya Indrokilo yang berfungsi sebagai tempat konservasi lingkungan, edukasi dan wisata bagi masyarakat terus diwujudkan. Setelah disusun masterplan bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia pada tahun 2015 lalu, kebun raya ini diharapkan dapat menjadi rumah bagi minimal 600 pohon langka di Pulau Jawa. “Kebun Raya Indrokilo ini diharapkan dapat ditanami minimal 600 pohon langka di Pulau Jawa,’ ujar Bupati Seno dalam acara peluncuran Ecological house di area Kebun Raya Indrokilo pada Jumat (9/12).

Lebih lanjut Bupati menambahkan, berbagai konsep telah dirancang dalam melengkapi dan mewujudkan kebun raya yang ke-47 di Indonesia ini. Dengan menempati lahan seluas sembilan hektare di wilayah Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, sejumlah penataan area kebun raya dan pembuatan duplikasi air terjun Niagara dengan memanfaatkan aliran air Sungai Gandul telah dilakukan. Adapun kelengkapan fasilitas lain seperti camping ground (bumi perkemahan) dan plaza serta hutan tanaman langka dapat terwujud secara bertahap sehingga kebun raya ini dapat diluncurkan secara keseluruhan paling lambat tahun 2019 mendatang. Keberadaan plaza ini bisa difungsikan sebagai panggung untuk perhelatan musik sekelas dunia dan atau pertunjukan seni. Harapannya pada tahun 2018 sudah bisa untuk menggelar pertunjukan musik dari berbagai aliran setiap akhir pekannya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengajak pihak yang peduli dengan lingkungan dapat berpartisipasi menjadikan kebun raya Indrokilo ini menjadi yang ramah lingkungan. “Di area kebun raya ini, kendaraan bermotor tidak boleh memasuki area. Pengunjung bisa jalan sehat, sepeda sehat bahkan membawa sepeda sendiri juga boleh,” imbuh Bupati Seno.

Bupati menegaskan, pembangunan kebun raya ini tidak sama dengan pembangunan ikon Boyolali yang lain mengingat dibutuhkan pengelolaan dan perawatan. Untuk menjadikan pohon menjadi besar dan lebar dibutuhkan waktu setidaknya 20 tahun. Fasilitas lain yang akan dibuat bagi pengunjung adalah adanya pemasangan lampu hias di area kebun raya yang bisa dikunjungi sepanjang hari (night anda day). “Akan dipasangi full kamera pada setiap area kebun raya agar tidak dipakai mesum,” pungkas Bupati.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top