3.112 UNIT RTLH DIPUGAR TAHUN 2017

3.112 UNIT RTLH DIPUGAR TAHUN 2017
Posted in Headline
Posted on: October 19th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Secara bertahap, keberadaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Boyolali berangsur bisa berkurang. Sebagai bentuk perhatian pemerintah melalui program peningkatan kualitas dengan pemberian stimulan untuk pemugaran atau pembangunan tempat tinggal. Dari data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 sejumlah 53.959 unit rumah di Boyolali dalam ketegori RTLH. Untuk tahun 2016 sebanyak 1478 unit dapat tersentuh. Kemudian peningkatan di tahun 2017 yang mencapai 3.112 unit.

“Dari tahun 2016 sebanyak 1.478 unit dan meningkat di tahun 207 sebanyak 3.112 unit dari tiga sumber pendanaan APBN [Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara] dan APBD [Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah] Provinsi serta Kabupaten,” terang Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Boyolali, Hendrarto Setyo Wibowo di Pendapa Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali, Kamis (19/10) dalam acara penyerahan bantuan sosial peningkatan kualitas RTLH.

Menurut Hendarto, sejumlah 1.478 di tahun 2016 berasal dari APBN sebanyak 458 unit, APBD Provinsi sebanyak 20 unit dan Kabupaten sebanyak 1000 unit. Sedangkan di tahun 2017 ini dari APBD Kabupaten sendiri menganggarkan 1890 unit rumah sedangkan sisanya 254 unit dari APBN serta 968 unit dari Provinsi.

“Total Rp 18 miliar 900 juta dari APBD Kabupaten untuk 1890 unit dengan rincian 1.000 unit melalui Dispermasdes Boyolali, sedangkan 890 oleh DPKP dengan nominal Rp 10 juta per unitnya,” imbuh Hendrarto.

Untuk alokasi persebaran bantuan dari 3.112 unit tersebut, sumber APBN sebanyak 254 unit menyasar di Desa Kembang, Kaligentong, Candi dan Ngampon; di Kecamatan Ampel. Sementara dari dana APBD Provinsi 968 unit di Kecamatan Cepogo, Musuk, Sambi, Ngemplak, Klego, Andong, Wonosegoro dan Juwangi.

“Untuk 890 unit oleh DPKP di enam kecamatan, yaitu di Boyolali 115 unit, Mojosongo sebanyak 183 unit dan Teras sejumlah 122 unit,” terang hendrarto.

Kemudian, lanjutnya untuk kecamatan Banyudono sebanyak 211 unit, Sawit sebanyak 122 unit dan kecamatan Ngemplak 137 unit. Adapun 1000 unit yang diampu Dispermades di 13 kecamatan di Boyolali selain yang dilaksanakan oleh DPKP.

Program pemugaran rumah ini diharapkan memberikan stimulan masyarakat yang kurang mampu dalam merehab rumah tempat tinggalnya agar memenuhi persyaratan baik kesehatan dan keselamatan.

“Untuk Tahun 2018, kami telah mengusulkan dalam APBD dapat menyasar 2.000 unit dan menjalin komunikasi dengan tingkat provinsi dan pusat untuk masyarakat dan Boyolali yang lebih sejahtera,” tandas Hendrarto.  (mjk/dst)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top