210 PERAJIN TUMANG IKUTI PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS SDM 

210 PERAJIN TUMANG IKUTI PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS SDM 
Posted in Informasi
Posted on: February 16th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para perajin industri tembaga Tumang, Cepogo, Boyolali, Kementerian Koperasi dan UMKM (Kemenkop UMKM) Republik Indonesia beri pelatihan bagi 210 perajin tembaga Tumang pada Kamis-Sabtu (16-18/2). Selain untuk meningkatkan kualitas kapasitas SDM, pelatihan ini juga untuk mengasah mental serta keterampilan para perajin tembaga Tumang. Hal ini disampaikan Deputi Peningkatan Kualitas SDM Koperasi Kemenkop dan UMKM, Prakoso Budi Susetyo dalam sambutannya dalam pembukaan pelatihan di Pendopo Gede Boyolali, Kamis (16/2).

 “ Pelatihan ini bertujuan untuk bisa meningkatkan kualitas SDM yang meliputi mental dan lifeskill perajin tembaga,” terang Prakoso.

 Dari 210 yang keseluruhannya merupakan  warga Tumang terbagi dalam tiga kelompok pelatihan. Sebanyak 60 orang mengikuti pelatihan bidang koperasi dalam rangka untuk menggiatkan dan mengenalkan program perkoperasian secara utuh. Sementara pelatihan kewirausahaan diikuti 120 orang yang akan diberikan materi tentang pembangunan mental bisnis agar memiliki motivasi serta semangat kewirausahaan yang meliputi perencanaan, manajemen produksi dan keuangan. Sementara untuk pelatihan vocational dititik beratkan pada pelatihan desain yang bertujuan untuk berkreasi dengan lebih inovatif dan mengikuti tren pasar.

 Sementara Bupati Boyolali, Seno Samodro berpesan kepada peserta untuk dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. “Tumang itu kerajinannya sudah kondang tidak hanya di Indonesia tapi di dunia. Ikuti pelatihan dengan baik. Pesan saya yang penting kalian rajin dan giat dalam bekerja,” pesan Bupati Seno.

 Dalam pelaksanaan kegiatan ini semua anggaran dibiayai sepenuhnya dari anggaran Kemenkop dan UMKM. Selain materi yang akan diberikan narasumber dari tingkat pusat, provinsi maupun lokal, peserta juga akan memperoleh fasilitas berupa penginapan selama tiga hari dua malam di hotel di Solo, seminar kit, sertifikat dan uang saku.

Salah satu peserta pelatihan, Athar Fuadi (22) mengatakan, “Saya sangat senang dalam mengikuti pelatihan ini karena mendapat ilmu dan bisa diterapkan dalam menjalankan usaha sebagai pengrajin.”

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top